SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit- Membaca Al Quran tidaklah harus di masjid atau di rumah. Namun bisa di mana saja dan kapan saja.

Seperti yang dilakukan komunitas One Day One Juz (ODOJ) Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Minggu (18/3/2018) sore.

Mereka membaca Al Quran sambil wisata susur sungai. Hal itu memang baru pertama kali dilakukan oleh komunitas ODOJ. Namun diharapkan bisa menjadi wahana perkenalan sekaligus ajakan bagi umat Islam di Kabupaten Kotim untuk semakin mencintai Al Quran. Tentunya dengan membacanya walau hanya satu ayat dalam sehari.

"Alhamdulillah kami bisa berkumpul dan mengaji bersama sambil melakukan susur Sungai Mentaya ini. Mudah-mudahan ini diberi keberkahan," ujar Ketua Panitia Kegiatan One Day One Juz Sri Syahwani.

Ia menuturkan, kegiatan tersebut sengaja dilaksanakan di atas Kapal Teluk Sampit, guna memperkenalkan kepada masyarakat bahwa di Kotim ini ada komunitas yang insyaallah mencintai Al Quran.

--page

Sekaligus juga dilakukan untuk membumikan Al Quran sebagai bacaan yang pas untuk umat muslim di dunia. Sehingga jadi penuntun hingga akhir hayat kelak.

"Di ODOJ ini tidak hanya 1 juz satu hari. Namun kalau tidak sanggup bisa setengah juz satu hari. Bisa juga satu hari satu lembar, dan kalau tidak dapat juga maka bisa satu hari satu ayat al quran," kata Sri.

Yang terpenting, lanjut dia, setiap hari umat muslim bisa membaca al quran. Karenanya, bagi siapa saja yang hendak ikut tidak akan ada persyaratan sulit. Yang terpenting ialah beragama Islam. 

Sri berharap, dengan bertilawah bersama sambil susur sungai, makin banyak masyarakat yang ikut membaca Al Quran. Karena tujuan utama dari susur sungai sambil mengaji ialah mensyiarkan kepada masyarakat bahwa membaca al quran bisa dilakukan di manapun dan kapanpun. Dalam hal ini tentunya di tempat-tempat yang baik dan suci.

Sehingga diharapkan nantinya Al Quran bisa dijadikan sahabat bagi kaum muslimin sebagaimana ponsel yang selama ini selalu dibawa ke manapun dan dibaca di manapun dan kapanpun. (MUHAMMAD HAMIM/B-3)