BUNTOK –

BORNEONEWS, Buntok - Hari Raya Nyepi bagi umat Hindu Kaharingan merupakan salah satu momen untuk introspeksi diri, mengevaluasi dan membersihkan jiwa.

Hal ini diungkapkan Ketua Parisada Hindu Darma Indonesia (PHDI) Barito Selatan, I Wayan Sudia, Senin (19/3/2018).

“Hari Raya Nyepi merupakan sarana intropeksi diri untuk membersihkan jiwa dari segala bentuk perbuatan maupun perkataan selama satu tahun,” katanya.

Dia mengatakan hal tersebut bertujuan untuk membangunan masyarakat dan manusia seutuhnya untuk mencapai kesejahteraan lahir bathin, jasmani dan rohani.

Dengan kebersamaan, keharmonisan, kedamaian dan kesejahteraan maka akan terwujud pembangunan yang merata.

--page

Menurutnya, hikmah dari perayaan dharma Santi Hari Raya Nyepi agar lebih memantapkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan sebagai perwujudtan rasa kebersamaan.

“Terlebih penting, kita selalu menanamkan rasa persatuan dan kesatuan sebagai perwujudtan dari Tri kerukuanan umat beragama serta selalu dipelihara dalam kehidupan bermasyarakat,” ucapnya. (URIUTU DJAPER/B-6)