SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kotawaringin Timur, M Shaleh yang membidangi urusan perhubungan, menyoroti meningkatnya kasus kecelakaan lalu lintas sejak beberapa waktu terakhir. 

"Kami sangat prihatin dengan kecelakaan belakangan ini, baik itu  yang memakan korban jiwa hingga luka-luka. Artinya ada ketidakberesan pengguna jalan," kata Shaleh, Senin (19/3/2018)

Kecelakaan itu menurut Shaleh karena ada beberapa faktor baik itu secara internal maupun eksternal. Faktor internal itu di antaranya human error seperti mabuk sambil berkendara, memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi, hingga tidak mengindahkan rambu lalulintas.

Sedangkan faktor eksternal karena adanya kerusakan jalan, tidak tersedianya rambu hingga kondisi jalan yang licin. Dan dia melihat penyebabnya cenderung karena faktor internal, apalagi sekarang orang mabuk berani naik kendaraan.

"Naik kendaraan dalam kondisi mabuk tidak hanya membahayakan nyawanya sendiri tetapi juga orang lain. Makanya saya sepakat agar siapapun di jalanan yang ketika menyetir mobil atau motor menggunakan ponsel harus ditindak. Juga mereka yang mabuk berkendara," jelas dia. (NACO/B-11)