BORNEONEWS, Muara Teweh- Pemerintah Kabupaten Barito Utara berencana menata pedagang di Pasar Bebas Banjir (PBB), Kota Muara Teweh.
Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Barito Utara Sapto Nogroho mengatakan, pembangunan Pasar Bebas Banjir bertujuan untuk kenyamanan para pedagang dan pengunjung atau pembeli. Karena pasar yang mereka kunjungi tempatnya bersih.
“Di pasar ini nantinya ada fasilitas PDAM, saluran pembuangan, dan sebagainya. Anggaplah pasar ini pasar semi modern, ruangannya juga tidak pengap dan tidak berbau,” kata Sapto Nugroho didampingi Sekda Jainal Abidin saat meninjau bangunan PBB, Senin (19/3/2018).
Sementara itu, Sekda Jainal Abidin mengatakan, PBB dibangun dari dana APBN melalui Kementerian Perdagangan.
“Pada tahun ini akan kita lanjutkan penyelesaiannya melalui dana APBD Kabupaten Barito Utara,” katanya.
--page
Saat ini, proses lelang sudah selesai, tinggal penandatanganan kontrak. Targetnya pada akhir Juli 2018 Pasar Bebas Banjir sudah selesai.
“Kita harapkan paling lambat pada awal Agustus 2018 PBB sudah fungsional,” sambung Jainal Abidin.
Proyek yang akan dikerjakan pada tahun ini di antaranya pembangunan los untuk para pedagang sembako, serta jalan lingkungan sekitar pasar dan terminal bongkar muat. (RAMADANI/B-3)








