PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Dinas Kelautan Dan Perikanan Kotawaringin Barat tengah mengembangkan inovasi keramba jaring apung (KJA).

Keramba jaring apung itu akan digunakan Dinas Kelautan Dan Perikanan sebagai aset dinas. Nanti dalam penggunaannya akan ditunjuk beberapa kelompok nelayan.

"Jadi kelompok tersebut akan membayar kewajibannya mereka untuk masuk ke dalam Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Dinas Kelautan Dan Perikanan. Keramba jaring apung ini akan tahan selama berpuluh-puluh tahun," kata Kepala Dinas Kelautan Dan Perikanan Kobar Rusliyansah, Selasa (20/3/2018).

Selain itu, keramba jaring apung dinilai ramah lingkungan dan tidak mudah rusak. KJA ini masuk dalam salah satu program unggulan yang akan menambah PAD Kotawaringin Barat agar semakin bisa bertambah.

"Selain itu KJA ini merupakan aset yang paling berharga bagi kami Dinas Kelautan dan Perikanan. Karena dengan adanya KJA ini diharapkan dapat meningkatkan PAD dan hasil dari petani juga bertambah," ucapnya.

--page

Karena KJA ini berbeda dengan yang lain karena terbuat dari plastik yang tidak akan mudah termakan usia jadi Keramba Jaring Apung ini akan awet selama berpuluh-puluh tahun. (HARDI/B-5)