BORNEONEWS, Kasongan - Pemilik hak cipta moto Kabupaten Katingan Penyang Hinje Simpei, Tengang D Halip mengatakan, kata 'Penyang Hinje Simpei' yang dijadikan moto Kabupaten Katingan itu berasal dari bahasa Sangiang.
"Kata Penyang Hinje Simpei yang dijadikan moto Kabupaten Katingan itu berasal dari bahasa Sangiang, yaitu bahasa Dayak yang paling halus," sebut Tengang D Halip, Selasa (20/3/2018).
Menurutnya, kata Penyang Hinje Simpei, itu artinya adalah semangat persatuan dan kesatuan. "Bukan hidup rukun dan damai seperti yang telah disebutkan beberapa kalangan selama ini," katanya.
Tengang D Halip mengatakan, pemberian arti kata dari Penyang Hinje Simpei yang memiliki arti semangat persatuan dan kesatuan, itu sudah dipatenkan dan juga telah diperdakan oleh pemerintah daerah.
Bagian humas sudah dilaporkan, dikoran sudah diperbiaki.
--page
Menurut Tengang D Halip, ia mengaku keberatan saat arti kata Penyang Hinje Simpei disalahartikan oleh sejumlah pihak.
"Makanta tadi saya sempat protes ke bagian humas terkait hal ini, dan saya harap kedepannya para kepala dinas, instansi dan pihak lainnya agar memperbaiki dan menggunakan artikata yang sebetulnya," imbuh Tengang D Halip. (ABDUL GOFUR/B-5)








