SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Sanggul Lumban Gaol mengajak masyarakat untuk tidak memusuhi sampah.

"Paradigma sampah itu musuh harus dihilangkan, karena sampah bisa berguna dan dimanfaatkan. Bahkan bisa dijadikan nilai ekonomis untuk menambah pendapatan," kata Sanggul, Selasa (20/3/2018). 

Sanggul menjelaskan, sampah jika dipilah akan menjadi bahan yang ekonomis. Bahkan menghasilkan uang, dan itulah kenapa sampah harus dijadikan sahabat bukan musuh. 

Dia mencontohkan, seperti daun dan bekas makanan bisa dijadikan pupuk. Sementara plastik ataupun kertas bisa dijadikan kerajinan tangan yang bernilai jual. 

"Banyak yang bisa dilakukan dengan sampah, tinggal masyarakat saja yang mau atau tidaknya," kata Sanggul.

--page

Dengan adanya hal itu, pihaknya saat ini terus berupaya mengubah pola pikir masyarakat yang selama ini memusuhi sampah. Dampaknya, paling tidak sampah rumah tangga bisa dipilah dan dijadikan sesuatu yang berharga. 

"Saat ini di Sampit penyumbang sampah terbanyak adalah rumah tangga yakni 40 - 60%," kata Sanggul. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)