PURUK CAHU –

BORNEONEWS, Puruk Cahu - Pengendara diimbau mewaspadai jalur Puruk Cahu-Kuala Kurun saat kondisi sedang hujan. Karena jalan yang menurun dan menanjak mengakibatkan kawasan ini rawan terjadi kecelakaan.

Selama ini memang akses jalan Puruk Cahu–Kuala Kurun diijadikan masyarakat Murung Raya (Mura) yang akan menuju Palangka Raya atau sebaliknya.

Meskipun memang saat ini kondisi jalan tersebut sebagian sudah diaspal, namun di lapangan tetap saja jalur yang berbahaya dan sudah sering terjadi kecelakaan.

Hal itu karena akses jalan tersebut sangat berbeda dengan akses jalan lintas kabupaten lainnya.

Kondisi jalan yang menanjak dan menurun dikelilingi tebing membuat ruas jalan tersebut bak roller coaster baik bagi pengemudi maupun penumpang.

--page

Ditambah dengan sebagian kontruksi jalan berupa tanah dan bebatuan membuat tidak sedikit kendaraan slip dan terbalik karena jalan yang licin apalagi saat hujan.

Sehingga apabila melintasi ruas jalan ini, pengemudi atau penumpang harus dalam kondisi baik dan kondisi kendaraan juga harus prima kalau tidak ingin terkena bahaya.

Seperti yang dialami Yudi, yang beberapa waktu lalu sempat mengalami keceelakaan lantaran mobil yang dikemudikannya terbalik.

Saat itu jalanan habis diguyur hujan, kondisinya sangat licin, ditambah banyaknya batu krikil yang terhampar membuat mobil sulit untuk dikendalikan.

--page

Apalagi saat menuruni tanjakan dan menikung, sehingga saat itu mobil yang dikendarainya hilang kendali dan terbalik. Beruntung katanya tidak ada korban jiwa saat kejadian.

Selain itu, saat ini, kata Yudi, beberapa titik jalan sudah mengalami longsor, termasuk juga di beberappa titik juga tergenang banjir apabila hujan lebat terjadi.

“Memang akses jalan Puruk Cahu – Kuala Kurun jauh lebih dekat ketimbang melintasi Buntok, namun para pengemdi harus lebih hati hati, karena kondisi jalan yang licin, adanya titik lngsor dan jalan tergenang banjir ketika hari hujan” jelasnya. (TRISNO/B-5)