BORNEONEWS, Palangka Raya - Jajaran Pemerintah Kota Palangka Raya kecewan dengan pejabat Badan Pusat Statistik (BPS), karena tidak mau menghadiri rapat penanggulangan kemiskinan, Selasa (20/3/2018).
Padahal rapat yang dipimpin Asisten II Setda Kota Palangka Raya, Anwar Sanusi Umanur Gayo ini untuk mensinkronkan data warga miskin agar proses penanggulangannya tepat sasaran.
Namun karena pejabat BPS tidak ada yang hadir, sehingga dalam rapat ini hanya membahas program dari dinas sosial dan BPJS Kesehatan Cabang Palangka Raya.
Hasilnya, rapat yang dihadiri seluruh lurah dan camat ini belum menghasilkan data terpadu penanggulangan kemiskinan, karena data by name by adress dari BPS Palangka Raya belum diperoleh. (ROKIM/B-6)








