KUALA KURUN –

BORNEONEWS, Kuala Kurun - Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Gunung Mas (DPKD Gumas) Yokdie menyampaikan, hasil audit dari Provinsi Kalteng terhadap pengelolaan kearsipan di Kabupaten Gunung Mas, mengecewakan. Hal tersebut harus benar-benar menjadi perhatian serius.

"Kurang enak menerima hasil auditnya. Ini hasil audit dan kita tidak menutupinya," kata Yokdie saat Lokakarya Pengelola Kearsipan di GPU Damang Batu, Kuala Kurun, Rabu (21/3/2018).

Meski begitu, lanjut dia, hal itu harus menjadi motivasi bagi semua instansi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gunung Mas, kecamatan, desa dan kelurahan supaya terus berupaya memperbaiki pengelolaan kearsipan agar ke depan lebih baik lagi.   

"Paling tidak sampai 2019 kearsipan di Kabupaten Gunung Mas masuk kategori baik. Ini target kami, mudah-mudahan bisa tercapai dengan berbagai cara yang kita lakukan," harapnya.

Dia menambahkan, pada 21 sampai 22 Maret 2018 DPKD Kabupaten Gunung Mas menggelar Lokakarya Pengelola Kearsipan. Kegiatan itu diikuti 203 peserta dari SOPD, kecamatan dan masing-masing desa/kelurahan di wilayah Kabupaten Gunung Mas. Narasumber kegiatan itu langsung dari Arsip Nasional Republik Indonasia.

--page

"Semoga dengan adanya kegiatan ini, memberikan pemahaman kepada pengelola arsip di SOPD, kecamatan, desa/kelurahan untuk mengelola arsip lebih baik lagi," harapnya. (EPRA SENTOSA/B-2)