BORNOENEWS, Palangka Raya - Kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menyuarakan kekecewaannya terhadap Plt Sekertaris Daerah (Sekda), Fahrizal Fitri.
Pasalnya, Fahrizal Fitri beberapa kali dinilai tidak menghadiri undangan rapat dengar pendapat (RDP) yang digelar DPRD, seperti persoalan tenaga kontrak. Sikap itu dinilai sebagai bentu tidak menghormati lembaga.
Seperti yang disampaikan Ketua Komisi A DPRD Kalteng, Freddy Ering. Dia menilai, Plt Sekda Kalteng sebagai orang yang paling bertanggungjawab terkait banyaknya tenaga kontrak yang diberhentikan.
"Kami sangat menyesalkan atas ketidakhadiran pemprov, khususnya Plt Sekda. Kami juga menyesalkan adanya ketidaktransparan Instansi yang bersangkutan, tentang masalah tenaga kontrak yang kehilangan pekerjaannya. Kami menduga ada sistem yang tidak trasnparan," tegas Freddy, Rabu (21/3/2018).
Sementara itu, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Nurul Edy, yang hadir mewakili pemprov mengaku tidak mengetahui pasti alasan ketidak-hadiran plt sekda.
--page
"Kami sudah menyampaikan undangan RDP ini. Namun kami tidak mengetahui secara pasti alasan pak plt sekda tidak dapat hadir hari ini," kata Edy. (GAZALI/B-11)








