MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Barito Utara kembali menyosialisasikan pendidikan politik bagi masyarakat di wilayah Kecamatan Lahei Barat. Sebelumnya kegiatan serupa dilaksanakan di Kecamatan Gunung Timang.

“Pendidikan politik merupakan proses pembelajaran dan pemahaman tentang hak, kewajiban dan tanggung jawab warga negara dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pemilihan umum atau pemilihan kepala daerah merupakan salah satu bagian dari kegiatan pendidikan politik,” kata Kepala Badan Kesbangpol Barito Utara, Langkap Umar, Rabu (21/3/2018)

Menurutnya, dengan adanya sosialisasi pendidikan politik ini dapat meningkatkan partisipasi masyarakat sebagai pemilih yang baik untuk menyukseskan pilkada serentak 2018 di Kabupaten Barito Utara.

Langkap Umar juga mengatakan, sesuai dengan perhitungan suara KPU, pada pemilihan bupati dan wakil bupati periode 2013-2018 partisipasi masyarakat yang menggunakan hak pilihnya hanya 65% dari jumlah daftar pemilih tetap.

“Pada pesta demokrasi pemilihan kepada daerah serentak tahun 2018 ini, target nasional partisipasi pemilih menggunakan hak pilihnya 77 persen,” jelas Langkap Umar.

--page

Lebih lanjut, Langkap Umar mengatakan, saat ini tahapan pilkada sudah berlangsung dan tidak lama lagi, tepatnya Rabu, 27 Juni 2018 akan melaksanakan pemungutan suara.

“Untuk itu saya mengimbau kepada seluruh masyarakat di wilayah Kabupaten Barito Utara supaya menggunakan hak pilihnya dan jangan tidak ikut memilih atau golput,” pintanya.

Ia juga mengharapkan pilkada serentak tahun 2018 ini dapat terlaksana dengan baik, lancar dan sukses. “Marilah kita menjaga ketertiban dan keamanan sebelum dan sesudah pelaksanaan pemilihan kepala daerah,” ucap Langkap.

Kepala Badan Kesbangpol juga berpesan kepada seluruh masyarakat di wilayah Kabupaten Barito Utara, khususnya pengguna media sosial, agar jangan sampai menyebar fitnah, berita bohong (hoax),  menghasut, menghina dan mengadu domba.

Sosialisasi pendidikan politik bagi masyarakat di wilayah Kecamatan Lahei Barat diikuti sebanyak 50 orang yaitu tokoh masyarakat, kepala dasa, lurah dan perwakilan ketua RT se Kecamatan Lahei Barat. Sosialisasi berlangsug di aula kecamatan. (RAMADHANI/B-2)