BORNEONEWS, Kasongan - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Katingan, Icing mengatakan kalau sebagaian besar lahan di daerah ini, terdiri dari lahan bergambut tebal.
"Pada umumnya di Kalteng lahan bergambut. Di Katingan, sebagian besar adalah bergambut tebal," kata Icing, Rabu (21/3/2018).
Hal itu, kata dia, akan memengaruhi saat terjadi kebakaran hutan dan lahan. Dampaknya, pemadaman sulit dilakukan.
Seperti pada musim kemarau tahun 2015 lalu, Icing mengaku lahan dan hutan di Katingan yang terbakar cukup luas..
"Kebakaran hutan dan lahan pada musim kemarau tahun 2015 lalu, itu menjadi atensi pemerintah pusat. Presiden tak ingin peristiwa seperti itu terulang," sebut Icing.
--page
Icing menyebutkan, sejumlah wilayah yang lahannya masuk golongan gambut tebal, seperti Kecamatan Mendawai, kemudian di Kecamatan Kamipang, Kecamatan Tasik Payawan, Kecamatan Katingan Hilir, Kecamatan Tewang Sanggalang Garing (TSG) dan Pulau Malan.
Sementara di bagian Utara Katingan seperti Katingan Tengah dan Sanaman Mantikei hingga Katingan Hulu hanya sebagian kecil.
"Makanya sejak sekarang kalau misalnya dua hari saja tidak ada hujan, kami dari tim gabungan akan melakukan patroli di sejumlah wilayah yang kita nilai rawan terjadi karhutla itu," kata Icing. (ABDUL GOFUR)








