KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas- Berbagai kegiatan dan acara digelar untuk meriahkan hari jadi Kota Kuala Kapuas yang ke-212 dan HUT ke-67 Pemkab Kapuas.

Ketua DPRD Kabupaten Kapuas Algrin Gasan berharap, semua kegiatan itu mampu mencerminkan kedewasaan kehidupan seluruh elemen.

"HUT tahun ini diharapkan sebagai sarana pendewasaan pemerintahan dan kehidupan kemasyarakatan di Kapuas," ungkap Algrin Gasan, Rabu (21/3/2018). 

Menurut dia, filosifi dari berbagai kegiatan adat yang digelar, seperti mamapas lewu dan laluhan, semuanya bermuara dari keinginan bersama agar kehidupan masyarakat dijauhkan dari berbagai masalah yang tidak baik.

Kegiatan adat juga harus dilestarikan sebagai karakter dan ciri kebanggaan masyarakat Kapuas. Makna dari kegiatan ritual dan adat itu harus dipahami seluruh lapisan masyakat. 

--page

"Laluhan dan berbagai kegiatan adat kita sudah dikenal mendunia dan kita berkewajiban untuk tetap melestarikanya" ujar politisi Partai Golongan Karya ini.

Sebelumnya, pada Selasa (20/3/2018), Pemkab Kapuas menggelar ritual Balian Mamapas Lewu dengan berkeliling Kota Kuala Kapuas. Acara pelepasan dilaksanakan di Balai Hindu Kaharingan.

Keesokan harinya digelar upacara adat Laluhan atau perang air Suku Dayak Ngaju di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kapuas, tepatnya di depan Dermaga Danau Mare. (LAPRO/B-3)