MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh - Warga Desa Karamuan, Kecamatan Lahei Barat, Kabupaten Barito Utara menyampaikan usulan perbaikan jalan lingkar desa sepanjang 4 (empat) kilometer menuju Km 12 jalan Negara Muara Teweh-Puruk Cahu kepada pemerintah daerah setempat.

Hal itu diungkapkan anggota DPRD Kabupaten Barito Utara Jamilah yang turun bersama Hasrat, anggota DPRD lainnya ke wilayah daerah pemilihan (Dapil) masing-masing anggota dewan yang dimulai dari 15-19 Maret 2018 lalu.

Menurut Jamilah, selain jalan lingkar kota, warga juga usulkan perbaikan Pustu dan jembatan, termasuk jaringan PLN serta jaringan seluler. “Mereka sangat membutuhkan sekali jaringan PLN supaya bisa menikmati penerangan lampu listrik. Sebab sudah sekian puluh tahun ini mereka hidup dalam kegelapan,” jelas Jamilah di ruang Komisi, Kamis (22/3/2018).

Ia juga mengatakan, warga Karamuan juga mengusulkan pembangunan tower seluler. Karena jaringan seluler merupakan hal yang sangat penting supaya bisa berkomunikasi dengan warga yang lain di luar desa. Sebab desa itu merupakan kawasan blank spot.

“Walaupun ada dana desa, anggaran tetap terbatas, sebab anggaran desa masih digunakan ke tahap prioritas dalam desa. Maka dari itu, mereka mengusulkan perbaikan jalan seperti pelebaran jalan sepanjang 4 kilometer tersebut,” tambah Jamilah.

--page

Demikian pula dengan Desa Jangkang Baru juga mengusulkan pembangunan tower telepon seluler. Sebab keberadaan desa ini berada di pinggiran Sungai Barito. Sehingga apabila posisinya dekat sungai tidak ada sinyal. Mereka juga mengusulkan ambulance yang ditempatkan di Masjid.

Pengusulan perbaikan jalan juga disampaikan oleh warga Desa Mampuak Kecamatan Teweh Timur. Berdasarkan laporan warga, selama ini sering kesulitan mengangkut hasil bumi ke Muara Teweh lantaran jalan rusak. "Mereka sangat berharap jalan tersebut segera diperbaiki,” tegasnya.

Sedangkan warga Desa Baok, Kecamatan Gunung Purei mengusulkan program perikanan yakni pembudidayaan ikan lele di kolam terpal. Termasuk mereka minta supaya dinas yang membidangi dapat memberi pembinaan kepada masyarakat sampai bisa mandiri. Sebab apabila tanpa pembinaan dikwatirkan akan gagal. (RAMADHANI/B-2)