PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya –  Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) semua daerah dinilai setiap tahun. RKPD 2018 Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) sudah masuk 16 besar atau sudah masuk tahap II.

Tim Penilai Pusat pun datang ke Palangka Raya, Kamis (22/3/2018) dalam rangka kunjungan penilaian. Tim dari Kementrian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas RI itu menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) sebagai bagian dari penilaian.

“RKPD Pemprov sudah di 16 besar, tim penilai dari pemerintah pusat hadir hari ini untuk melakukan penilaian apakah masuk tahap berikutnya atau tidak,” kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kalteng, Yuren S Bahat usai FGD di Aula Bappedalitbang Kalteng.

Untuk penilaian RKPD Provinsi ini, memerhatikan sejumlah kriteria yang ditetapkan antara lain daam hal pencapaian, Proses Bottom Up, Proses Top Down, Proses Teknokratik, Proses Politik, Akuntabilitas, serta Inovasi Penyusunan Dokumen RKPD.

Dalam beberapa pekan ke depan, kata Yuren, Pemprov Kalteng akan mempresentasikan proses dan tahapan penyusunan RKPD 2019 di hadapan penilai utama dan tim penilai independen di Jakarta.

--page

Nantinya, daerah yang memiliki nilai tertinggi dalam hal perencanaan anggaran 2019 ini akan mendapatkan Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) 2018 atau lebih dikenal dengan Anugerah Pangripta Nusantara (APN).

Tahun lalu, Pemprov Kalteng belum bisa membawa pulang APN 2017. penilaian penyusunan RKPD 2018 tersebut, inovasi Kalteng dalam perencanaan dan monitoring anggaran masih sebatas masuk nominator. Tiga peraih nilai tertinggi adalah Provinsi DI Yogyakarta, Provinsi DKI Jakarta, dan Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

Di tempat yang sama, Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Kalteng, Fahrizal Fitri berharap tahun ini selain Kalteng mendapat nominasi, juga membawa pulang APN 2018. Karena itu ia berharap agar verifikasi lapangan terhadap perencanaan  dan pelaksanaan pembangunan daerah ini Kalteng mampu menunjukkan inovasinya.

“Semoga lancar dan baik, serta sesuai harapan. Apalagi kan Pemprov Kalteng ini untuk ketiga kalinya masuk dalam penilaian tahap II atau 16 besar nasional,” tandas dia.

Sehari sebelumnya, saat Forum Gabungan Perangkat Daerah yang uga dihelat di Aula Bappedalitbang Kalteng, Fahrizal mengingatkan agar pemerintah kabupaten/kota bersungguh dalam menyiapkan RKPD masing-masing. (ROZIQIN/B-5)