BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Sejumlah warga di Desa Sungai Undang, Kecamatan Seruyan Hilir Tengah, Kabupaten Seruyan mengembangkan pembuatan kerajinan miniatur perahu.
"Kita memulai pembuatan miniatur ini sekitar satu bulan terakhir," kata Mar'i (45), seorang perajin yang tinggal di Jalan AIS Nasution Desa Sungai Undang, Kamis (22/3/2018).
Pembuatan miniatur perahu berbahan kayu plantan. Tekstrur ini berserat lebih rapat, ringan, dan kuat serta mudah untuk dibentuk.
Bentuk dan motif perahu dapat disesuaikan dengan selera pemesan miniatur. Cukup dengan membawa contoh gambar kapal atau perahu bahkan speed boat yang diimginkn.
"Kita membuat kalau ada pesanan dan bentuk serta motifnya disesuaikan dengan selera si pemesan," terangnya.
--page
Harga sebuah miniatur perahu, kata Mar'i, sekitar Rp200-Rp300 ribu. Tergantung dari ukuran dan tingkat kesulitan membuatnya.
"Untuk speed boat ukuran panjang sekitar 50 sentimeter biasanya sekitar Rp200-Rp300 ribu. Semakin besar dan semakin rumit tentu semakin mahal harganya," katanya.
Sardiansyah (26), salah satu pengrajin lainnya menturkan bahwa miniatur buatannya sering mengikuti ajang perlombaan, bahkan setelah sempat diunggah ke media sosial ada warga dari luar daerah yang berminat dengan kerajinan miniatur perahu.
"Orang dari luar juga ada yang berminat dan bahkan juga ada yang ingin memesan untuk dijadikan sebagai plakat atau buah tangan," katanya. (FREDDY MANSYUR HUDA/B-5)








