BORNEONEWS, Puruk Cahu - Deks Pilkada yang dibentuk Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya (Mura) dinilai punya peranan penting sebagai salah satu unsur dalam mewujudkan dan menyukseskan pemilihan kepala daerah.
“Karena Deks Pilkada bertugas untuk memastikan seluruh persiapan, sarana prasarana dan kesiapan penyelenggaran berjalan dengan baik dan memadai,” kata Ketua Deks Pilkada Mura, Syarkawi H. Sibu, Kamis (22/3/2018).
Hal itu dilakukan untuk melihat langsung sejauh mana kesiapan pelaksanaan Pilkada, termasuk apa saya yang dilakukan dan apa kendala yang dihadapi terkait persiapan.
Dan berbagai informasi tersebut dicatat dan dikoordinasikan dengan penyelenggara Pilkada untuk dilakukan evaluasi dan pemantapan.
Dan mendorong sinergisitas seluruh pihak untuk melaksanakan dan menyukseskan pelaksanaan Pilkada.
--page
Seperti yang dilaksanakan Desk Pilkada ketika meninjau persiapan di Kelurahan Tumbang Kunyi Kecamatan Sumber Barito, beberapa waktu lalu.
Syarkawi yang juga merupakan Sekda Mura ini mengungkapkan, dari hasil peninjauan di lapangan didapat berbagai informasi terkait kesiapan pelaksanaan Pilkada dengan riil dan komperhensif.
Sehingga nanti itu dijadikan bahan untuk melaksanakan koordinasi dengan elemen penyelenggara Pilkada.
Selain itu, Desk Pilkada juga memiliki peran untuk mendorong tingkat ksadaran masyarakat untuk mensukseskan pelaksanaan Pilkada Mura.
Termasuk meningkatkan partisipasi pemilih saat pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Mura nantinya.
--page
“Kita tahu parisipasi politik masyarakat khususnya dalam memberikan hak suaranya cukup rendah, dari beberapa event pesta demokrasi, kisaran pemilih antara 56 persen hingga 67 persen saja,” tuturnya.
Kondisi ini menjadi salah satu fokus tim dari desk Pilkada untuk berperan membantu penyelenggara agar mendorong masyarakat untuk lebih berpartisipasi aktif dalam hal memberikan hak suaranya.
Deks Pilkada, kata Syarkawi, juga akan mendorong partisipasi masyarakat dala mengikuti berbagai kegiatan politik, sepeti kampanye setiap pasangan calon.
Hal itu agar masyarakat mengerti dan tahu gambaran siapa yang akan dipilih, baik iitu dari sisi figur, program dan visi misi yang ditawarkan.
“Masyarakat juga didorong untuk aktif, mengikuti bergagai tahapan Pilkada, tau figur pasangan calon, apa saja programnya sehingga bisa menentukan pilihan dan ujungnya akan antusias untuk memberikan hak pilihnya dan datang ke TPS,” tuturnya. (TRISNO/B-5)








