PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Obesitas atau gizi lebih bagi tubuh anak usia dini tidak bagus bagi kesehatan. Karena akan memengaruhi kesehatan jantung.

Semakin gemuk anak, kerja jantung yang bertugas untuk memompa darah ke seluruh tubuh akan semakin berat.

"Inilah yang menjadi perhatian kita, termasuk ke daerah berkembang mulai ada tren gizi lebih yang harus segera ditangani," kata Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kotawaringin Barat Samsudin, Jumat (23/3/2018).

Program inilah yang dibutuhkan dalam rangka pemantauan tingkat kebugaran anak-anak. Untuk anak sekolah yang terjadi pembungkukan secara masal, karena gadget yang mereka mainkan. Sehingga mereka kurang aktivitas Lari, Lompat, Lempar, Loncat (4L).

"Aktivitas dasar anak-anak tempo dulu itu banyak. Dulu sering ada anak-anak main kasti dan loncat-loncatan. Hal ini lah yang diarahkan oleh program kesehatan melalui kegiatan kerja olahraga," ucapnya.

--page

Tujuannya agar anak sekolah mengurangi obesitas dengan 4L. Kalau kegiatan ini dilakukan, kemungkinan berat anak-anak bisa pada standar normal. Dinas kesehatan Kobar sudah menjalankan tes kebugaran. (HARDI/B-2)