BORNEONEWS, Sampit - Wakil Ketua DPRD Kotawaringin Timur, Parimus secara tegas sepakat dengan pembangunan depo sampah dalam rangka penanganan sampah di daerah ini. Namun ia meminta pengelolaan sampah jangan sampai menuai masalah baru.
"Kami meminta agar penanganan sampah di dalam Kota Sampit hingga rencana pembuatan depo jangan menimbulkan masalah baru. Apalagi, pembangunan depo itu saya dengar sudah mulai berpolemik. Hendaknya, tempat penampung sampah itu tidak merugikan warga sekitarnya," kata Parimus, Jumat (23/3/2018).
Parimus mengungkapkan, penanganan sampah di kota ini oleh pihak terkait harus terlebih dahulu memberikan edukasi kepada warga. Mulai dari pengaturan soal jam pembuangan sampah. Sehingga di siang hari tidak ada lagi pemandangan buruk karena sampah bertebaran.
Ia mengatakan, selama ini yang membuat Sampit jadi terlihat kurang nyaman dipandang di siang hari, salah satunya karena persoalan sampah. Serta yang mendasarinya rendahnya kesadaran warga untuk membuang sampah sesuai dengan ketentuan dan jam operasionalnya.
--page
Politisi partai Demokrat itu menyebut, pada dasarnya depo sampah itu konsep yang sangat bagus untuk menyelesaikan soal sampah di Kota Sampit. Selama ini tempat pembuangan sampah yang ditempatkan di sejumlah titik dalam kota tidak bisa menyelesaikan soal sampah.
Bahkan, TPS yang ada itu justru kadang membuat sampah meluber ke jalan. Pemandangan itu kerap ditemui di siang hari. Ia berharap, dengan adanya depo dengan kapasitas ratusan ton ini bisa menangani sampah secara terpusat. (NACO/B-2)








