BORNEONEWS, Muara Teweh- Dinas Pertanian Kabupaten Barito Utara sedang membudidayakan komoditi pertanian baru. Komoditi yang dipilih yakni sayur kubis.
Budidaya kubis telah dilakukan di beberapa lokasi yakni di UPTD Balai Benih, Km 7, Jalan Muara Teweh-Puruk Cahu, Traheyan, Nihan Hulu, Mampuak, dan Desa Rapen, dengan total luas lahan sekitar 10 hektare.
Kepala Dinas Pertanian Barito Utara Setia Budi mengatakan, kubis merupakan komoditi baru di Bumi Iya Mulik Bengkang Turan. Dalam menjalankan program ini, petani diberikan bantuan bibit sayur kubis untuk ditaman di lahan mereka.
Pemberian bantuan bibit itu melalui program pengembangan bibit holtikultura sayuran, yang setiap tahun dilakukan oleh Dinas Pertanian.
Sebelumnya, Dinas Pertanian Barito Utara telah mengembangkan pertanian bawang merah di beberapa kecamatan. Sementara ini, hasil panen yang diperoleh petani cukup memuaskan.
--page
“Bantuan bibit ini kita berikan ke petani per orang karena sifatnya uji coba. Mudah-mudahan pertanian komoditi baru ini bisa berhasil dilakukan di wilayah kita,” harapnya.
Selain kubis, Dinas Pertanian Kabupaten Barito Utara juga mengarahkan para petani untuk membudidayakan tamanam lain yang bernilai ekonomis, sepeti sayur brokoli.
Ia berharap, sektor pertanian ke depan dapat meningkatkan kesejahteraan dan ekonomi masyarakat, sesuai dengan visi dan misi dari Pemerintah Kabupaten Barito Utara.
“Untuk tamanan sayur brokoli ini sudah ada petani yang panen. Kemarin saya ada diberi oleh petani hasil dari panennya,” kata Setia Budi. (RAMADANI/B-3)








