SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Ketua BPOKK DPP Partai Demokrat Jenderal TNI (Purn) Pramono Edhie Wibowo hadir pada musyawarah cabang (muscab) Partai Demokrat se-Kalimantan Tengah (Kalteng) di Sampit, Jumat (23/3/2018) malam. Pada acara pembukaan ia menegaskan kader tidak salah pilih ketua dan tidak melakukan praktik money politic.

"Kader PAC yang akan melaksanakan muscab agar gunakan hak pilih sebaik-baiknya. Tidak ada money politik, pilih pemimpin besok yang bisa memimpin. Jangan salah pilih, kalau salah pilih akan menderita selama lima tahun," tegasnya di hadapan sekitar 2.500 simpatisan dan kader demokrat.

Menurut Edhie, di Indonesia dari 514 DPC yang sudah melaksanakan muscab 408. "Saya tekankan muscab ini sebagai forum demokrasi yang dilakukan oleh demokrat," katanya usai membuka muscab di Rins Ballroom Jalan Kapten Mulyono Sampit.

Ia juga meminta agar pemilihan itu dilakukan secara demokratis, PAC yang memilih harus mengantongi SK yang sah. Karena masih ada SK pengurus yang dinilai tidan sah sehingga tidak punya hak suara.

"Prinsipnya kita laksanakan secara serentak, dulu di kabupaten masing-masing karena jika tidak begitu tidak akan selesai. Oleh sebab itu diperpendek secara serentak ini," tegasnya.

--page

Dari itu ia meminta kepada ketua terpilih agat bisa membangun partai. Pada pileg 2019 anggota DPRD bisa bertambah. "Kalau tidak bertambah sulit kita. Apalagi kita pernah jadi partai pemenang. Jangan lakukan politik uang jika kita temukan akan disanksi," pungkasnya. (NACO/B-5)