BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pentingnya motivasi orangtua untuk sadar kegiatan Posyandu di masyarakat sehingga bisa mencegah gizi buruk pada anak mereka.
Menurut Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kotawaringin Barat (Kobar) Samsudin, di Posyandu orangtua bisa memantau pertumbuhan dan perkembangan buah hatinya.
"Karena di Posyandu ada beberapa kegiatan yang sangat penting untuk pertumbuhan bayi dan balitanya," kata Samsudin, Sabtu (24/3/2018).
Kegiatan di Posyandi, rinci Samsudin, di antaranya menimbang anak untuk memantau pertumbuhannya supaya tidak ada gejala bahwa buah hatinya mengalami gizi buruk.
"Selain itu, ada penyuluhan tentang pemberian makanan yang sehat. Karena banyak kejadian orangtua dalam memberi makan anaknya itu ada yang salah," katanya.
--page
Karena orangtua hanya berpikir bahwa anak sekedar kenyang itu cukup, sehingga kurang memperhatikan apa yang dikonsumsi oleh anak tersebut. Sebagai contoh anak tersebut hanya suka satu jenis sayur saja seperti wortel, karena pada saat anak mulai jenuh dengan makanannya maka dia akan kurang nafsu makan dan akan berdampak pada berat badannya.
"Diharapkan orangtua yang memiliki bayi dan balita untuk datang ke posyandu, agar orang tua juga memantau pertumbuhan dan perkembangan buah hatinya secara rutin setiap bulan. Selain itu ada informasi penting tentang kesehatan bayi dan balita," ucapnya.
Orangtua juga mau belajar untuk menyediakan makanan yang sehat, karena banyak iklan makanan produk instan sehingga orang tua lebih memilih praktis dalam menyajikan makanan.
Selain itu juga tegakkan progam 1000 hari pertama kehidupan yang pertama di mulai dari masih janin sampai usia dua tahun. Kalau selama 1000 hari pertama kehidupan tersebut terpenuhi gizinya maka untuk kasus gizi buruk akan sangat tipis. (HARDI/B-5)








