BORNEONEWS, Sampit - Jajaran Polres Kotawaringin Timur (Kotim) berkunjung ke Pondok Pesantren Darul Amin Sampit, Sabtu (24/3/2018). Dalam kunjungan yang dipimpin Wakapolres KOtim Kompol M Z Rofik, para santri diajak untuk memerangi hoax.
"Santri juga harus terlibat untuk memerangi hoax. Karena hoax hanya memecah belah umat dan masyarakat," pesan Rofik.
Dirinya mengatakan, santri harus mengakses internet yang sehat. Gunakan secara bijak media sosial. Jangan mudah percaya dengan berita-berita yang belum tahu kepastiannya.
"Intinya kita jangan mudah terprovokasi, apalagi dalam membaca berita. Pastikan dulu kepastian berita tersebut. Jangan mudah percaya, apalagi berita yang tidak sesuai dan terbilang mengadu domba. Itu tujuannya memecah belah masyarakat," kata Rofik.
Dalam kesempatan tersebut, para santri juga menyerukan deklrasi anti hoax bersama personel polres dan bhayangkari. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)








