BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Sebanyak 100 muslimah di Kotawaringin Barat (Kobar) menghadiri ceramah tentang cinta, hati, dan jodoh dalam sebuah seminar yang digelar di Pangkalan Bun, Sabtu (24/3/2018).
Menurut Ustaz Zailani BQ selaku penceramah, kalau tiga kata kunci ini sudah dipahami betul, maka seorang pemuda akan dengan mudah memilih untuk menghalalkan cintanya atau meninggalkannya agar terhindar dari kemaksiatan.
"Soal jodoh yakni sudah ditentukan sejak kita lahir. Hanya saja kita tidak tahu. Oleh karena itu tugas kita berusaha dengan cara yang baik. Sehingga rezeki, jodoh, dan kematian bisa didapat dengan kebaikan. Andai usaha menjemput jodoh dengan cara yang buruk, jodoh akan tetap didapat, hanya menjadi kurang berkah di sisi Allah," kata Ustaz Zailani BQ.
Jadi, mau usahanya baik maupun buruk dalam menjemput jodoh, jodoh akan bertemu pada saatnya.
"Maka beruntunglah jika kita mengusahakannya dengan cara yang baik, karena di dalamnya terdapat rida Allah," tandas Ustaz.
--page
Dengan memahami soal hati, cinta, dan jodoh, imbuh Ustaz, semoga para peserta seminar bisa menentukan pilihan jika sudah siap, sebaiknya disegerakan untuk dihalalkan atau menikah. Tapi jika belum siap, maka tinggalkan pilihan yang tepat demi menjaga kebaikan diri.
"Oleh karena itu, agar hati kita kuat pada kebaikan, maka perlu mendekat kepada pemilik hati, Allah SWT. Karena bagi Allah sangat mudah membolak balikan hati bagi siapa saja yang dikehendaki, termasuk calon pasangan dan calon mertua," ucapnya. (HARDI/B-5)








