KUALA PEMBUANG –

BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Seruyan Leonard S Ampung meminta agar pelayanan perizinan dapat dimaksimalkan sehingga bisa meningkatkan iklim usaha dan investasi di daerah ini.

"Kita meminta agar dapat memberikan pelayanan perizinan dengan sebaik-baiknya," kata Bupati di sela kunjungannya ke Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Seruyan, belum lama ini.

Bupati mengatakan, dalam memberikan pelayanan harus ramah dan sopan serta memberikan pelayanan yang baik sesuai dengan prosedur yang berlaku. Selain itu, ditekankan agar pelayanan publik lebih dimaksimalkan, mulai dari transparansi seperti masalah biaya atau tarif, persyaratan dan juga pelayanan.

"Semua pelayanan dan informasi yang ada di setiap instansi ini harus dapat diakses oleh seluruh masyarakat secara luas, baik dalam bentuk digital, maupun dalam bentuk manual seperti dalam bentuk spanduk-spanduk," kata Bupati.

Pjs Bupati Seruyan juga mengingatkan agar para petugas pelayanan tidak diperbolehkan untuk melakukan hal-hal yang tidak sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku.  

--page

Pihaknya juga diminta agar dalam setiap dua minggu sekali wajib melaporkan semua jenis izin yang diterbitkan. 

"Walaupun sebelumnya pelaporan dilalukan per triwulan sekali. Namun sekarang diminta untuk dua minggu sekali melaporkan ada atau tidak ada ijin yang diterbitkan," terang Bupati.

Sementara itu, Sekretaris DPMPTSP Kabupaten Seruyan Agung Setiawan mengakui bahwa saat ini pihaknya masih terkendala masalah kesiapan perijinan secara online, di mana diperlukan SDM yang sesuai atau memadai. 

"Kita sudah mengirim beberapa orang staf untuk mengikuti pelatihan terkait hal tersebut. Karena SDM yang khusus IT ini sangat diperlukan sekali," katanya.

Ia berharap, semoga dalam waktu dekat ini ada petugas yang dapat diperbantukan kepada pihaknya karena ada beberapa aplikasi yang harus dibangun sendiri.

--page

Masalah tersebut hanya dapat ditangani oleh orang-orang yang menguasai bidang IT. "Sehingga, apabila tidak berlatar belakang IT, maka prosesnya agak lamban, ini yang menjadi kendala kami," tandasnya. (FREDDY MANSYUR HUDA/B-5)