PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya- Sebanyak 127 titik panas akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terpantau di Kalimantan Tengah. Hal ini disampaikan Danrem 102/Panju Panjung Kolonel Arm M Naudi Nurdika.

"Paling banyak itu ada di wilayah Pangkalan Bun, Sampit, dan Kuala Kapuas," kata Danrem, Sabtu (24/3/2018). 

Meski demikian, secara menyeluruh Bumi Tambun Bungai masih aman dari bahaya karhutla. Selain berkat kesigapan semua pihak, faktor cuaca yang kadang turun hujan juga turut mendukung.

Soal anggaran pencegahan karhutla, Danrem menyebut masih belum keluar. "Tapi kita tetap bekerja, baik itu sosialisasi pencegahan, patroli, maupun lain-lain," ungkapnya.

Danrem menegaskan, pihaknya konsisten melakukan penanganan kebakaran yang melibatkan perseorangan maupun perusahaan. Jika ada yang tertangkap, penindakan selanjutnya diserahkan ke aparat kepolisian. 

--page

"Dalam hal pencegahan, kita menurunkan 2.000 personel TNI. Secara terpusat, perlengkapan karhutla ada di BPBD provinsi atau kota," tuturnya. (BUDI YULIANTO/B-3)