BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Lingkungan Hidup Palangka Raya, Rawang, mengatakan, untuk mengatasi pencemaran air di kota ini tidak bisa dilakukan oleh Palangka Raya sendiri.
Memang, bukan rahasia umum lagi jika kondisi air sungai yang melewati Kota Palangka Raya ini mulai tercemar. Meskipun Dinas Lingkungan Hidup memastikan bahwa air sungai di Palangka Raya masih layak digunakan untuk kegiatan sehari-hari namun pencemaran terus saja terjadi dan meningkat.
"Sungai yang melewati Kota Palangka Raya ini kan sebenarnya namanya sungai pasti berhubungan atau bersambung dari kabupaten lain. Sementara pencemaran yang ada di Sungai Kahayan itu misalnya, Palangka Raya menerima dari hulu, entah itu dari Kabupaten Gunung Mas atau dari Pulang Pisau. Jadi ya Palangaka Raya tidak bisa menghentikan pencemaran ini sendiri," kata Rawang, Senin (26/3/2018).
Rawang mengatakan, untuk mengatasi pencemaran haruslah dari sumber pencemaran itu terjadi. Bukan berarti Palangka Raya tidak bertindak, tetapi memang Kota Cantik tidak bisa bergerak sendiri, harus dilakukan bersama.
"Nah kalau dilakukan bersama ya pihak Provinsi yang harus mengkoordinir ini. Tidak bisa ditangani sepotong-sepotong, hatus satu provinsi bekerja sama. Kalau sepotong-sepotong yang bisa dikerjakan ya paling membersihkan sampah di drainasi. Tapki kalau air sungai yang menjangkau beberapa kabupaten ya harus provinsi yang koordinir," pungkasnya.
--page
Sementara, kualitas air di Palangka Raya, menurut Rawang pihaknya secara rutin mengadakan pengujian untuk memastikan bahwa air sungai yang melewati Palangka Raya masih layak untuk digunakan sehari-hari.
"Air sungai yang melewati Palangka Raya ini ada tiga yakni Sungai Rungan, Sungai Kahayan, dan Sungai Sebangau. Ketiga spesimen air ini kita lakukan pengujian setiap tahunnya sebanuak empat kali untuk memastikan bahwa air kita masih layak digunakan sehari-hari. Selalu kita pantau kualitas air ini tapi tetap kita imbau masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan yang merusak lingkungan," tutupnya. (TESTI PRISCILLA/B-5)








