BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pembangunan pabrik kelapa sawit (PKS) PT Sampoerna Agro Tbk (SGRO) diperkirakan menjadi lebih cepat.
Pengerjaan atas pabrik itu ternyata bisa dilakukan secara lebih optimal sehingga waktu pengerjaannya menjadi lebih singkat.
"Pada semester I tahun ini diharapkan sudah bisa berjalan," kata Investor Relation SGRO, Michael Kesuma, di Jakarta, Senin (26/3/2018).
Sebelumnya, manajemen Sampoerna Agro memperkirakan pabrik yang terletak di Ketapang, Kalimantan Barat, itu baru bisa beroperasi semester II 2018.
PKS anyar tersebut memakan biaya sekitar Rp 100 miliar yang dananya berasal dari capital expenditure (capex) SGRO tahun ini. Pengerjaannya sudah dimulai sejak tahun lalu.
PKS itu memiliki kapasitas 30 ton per jam. Tapi, kapasitas produksinya bisa ditingkatkan menjadi 45% per jam.
--page
"Peningkatan bisa dilakukan dengan menggunakan investasi yang tidak terlalu besar," papar Michael.
PKS anyar tersebut akan melengkapi tujuh PKS yang sudah beroperasi saat ini dengan kapasitas produksi total 485 ton per jam. (NEDELYA RAMADHANI/m)








