BORNEONEWS, Pulang Pisau - Musyarawah rencana pembangunan (musrenbang) di Kabupaten Pulang Pisau banyak menampun usulan atau aspirasi masyarakat. Sayangnya, tidak semua usulan itu bisa terpenuhi. Hal itu berkaitan dengan kemampuan keuangan daerah.
“Berdasarkan musrenbang tingkat kecamatan, kebutuhan dan tuntutan masyarakat terhadap pembangunan sangat besar. Tapi, tidak seimbang dengan kemampuan keuangan pemerintah kabupaten,” kata Pjs Bupati Pulang Pisau, Muhammad Hatta.
Terkait keterbatasan dana dan lingkup kewenangan, maka melalui Forum Gabungan Perangkat Daerah, pemkab akan menyusun rencana kerja di masing-masing SOPD sesuai dengan skala prioritas kepentingan masyarakat.
“Dalam setiap pembahasan program dan kegiatan harus memperhitungkan aspek efisiensi dan efektifitas. Sehingga setiap ide dan aspirasi dapat diakomodir dengan baik sesuai dengan tupoksi SOPD," kata dia.
"Semua itu dalam upaya mewujudkan pembangunan yang lebih bermakna dan dapat dinikmati masyarakat,” pungkas Hatta. (JAMES DONNY/B-11)








