MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh - Berdasarkan hasil pengujian kualitas air Sungai Barito di tiga titik lokasi pengambilan sampel air Sungai Barito beberapa waktu lalu oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Barito Utara bahwa kualitas air sungai Barito masih memenuhi baku mutu.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Barito Utara, Suriawan Prihandi mengatakan berdasarkan hasil pengujian sampel air sungai Barito di tiga lokasi untuk pH, DHL, COD, DO dan TDS masih memenuhi baku mutu sedangkan untuk nilai TSS melebihi baku mutu yang disyaratkan.

“Faktor penyebab tingginya nilai TSS itu terjadi karena kecepatan arus air, erosi atau sedimentasi, air limbah, limbah organik dan non organik,” kata Suriawan, Senin (26/3/2018).

Menurut Suriawan dengan tingginya nilai TSS tersebut juga berpengaruh terhadap penetrasi cahaya atau berkurangnya cahaya yang menembus perairan, sehingga proses fotosintesis menjadi terhambat, sehingga bisa menyebabkan berkurangnya kadar oksigen (DO) terlarut.

Nilai DO rendah dapat menyebabkan kematian ikan. Kemudian peningkatan suhu perairan, kenaikan suhu air juga bisa menyebabkan turunnya DO, sehingga bisa mengganggu kehidupan biota air termasuk didalamnya kelompok ikan.

--page

Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup, Nailil Fasihah menambahkan pada titik pertama diambil sampel air di Jalan Akasi pada keramba Heri dengan titik koordinat LS 000, 57’ 52,6” BT 1140, 53’ 52,6” jarak sekitar 500 meter dari jembatan penyeberangan Islamic Center.

Titik ke dua Jalan Keladan pada lokasi keramba Asliadi dengan titik koordinat LS 000, 58’ 00,0” BT 1140, 53’ 38,0” dengan jarak sekitar 700 meter dari jalan jembatan penyeberangan Islamic Center.

Titik ketiga jalan Pangeran Antasari dengan titik koordinat LS 000, 57’ 45,8” BT 1140, 54’ 04,8” pada lokasi keramba Ladi dengan jarak 120 meter dari jembatan penyeberangan Islamic Center. (RAMADHANI/B-6)