BORNEONEWS, Pulang Pisau - Masalah sampah yang menjadi pusat perhatian masyarakat Pulang Pisau belakangan ini mendorong Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk berbenah. Kepala DLH Pulang Pisau Wartony mengaku malu jika kota ini tidak bersih.
"Pulang Pisau harus bersih, kita malu juga kalau Pulang Pisau tidak bersih," kata Wartony, Selasa (27/3/2018).
Penumpukan sampah yang terjadi di wilayah kota beberapa waktu lalu harap dia tidak terjadi lagi kedepan. "Para petugas merasakan sendiri ketika sampah tidak diangkat dalam sehari saja telah membuat pekerjaan mereka menjadi berat," terangnya.
Sebagai pihak yang bertanggungjawab mengenai masalah sampah ini, dia mengatakan penumpukan sampah tersebut terjadi karena masalah teknis.
"Sebelum kita membayarkan petugas secara tunai sementara saat ini setiap tenaga kontrak dibayar non tunai sehingga pembayaran honor mereka harus melalui proses dulu, tapi karena ketidaksabaran hal tersebut terjadi (mogok kerja), mudah-mudah ke depan tidak terjadi lagi," harap Wartony. (JAMES DONNY/B-5)








