BORNEONEWS, Sampit - Saat ini terdapat sejumlah pengurus cabang olahraga (Cabor) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) yang sedang bermasalah. Selain berakhirnya masa kepengurusan ada juga karena dualiesme kepengurusan. Terkait ini Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) setempat menargetkan permasalahan ini akan selesai paling lambat Juni 2018 mendatang.
"Kami menargetkan permasalahan yang tengah terjadi pada cabor di bawah naungan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kotim dapat diselesaikan segera. Paling lambat Juni 2018 mendatang," ujar Kepala Dispora Kotim Nazmi Fuadi, Selasa (27/3/2018).
Menurut Nazmi, penyelesaian paling tidak pada Juni mendatang karena sudah mendekati pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Tengah (Kalteng). Bahkan untuk hal tersebut, pihaknya bersama KONI juga akan merekomendasikan pengcab provinsi agar menerbitkan satu kepengurusan untuk pencab di Kotim.
Adapun saat ini, terdapat tiga cabor bermasalah karena mengalami dualisme kepengurusan. Kepengurusan yang sah menurut Nazmi adalah yang sesuai anggaran dasar rumah tangga cabor yang bersangkutan.
"Jadi semuanya harus selesai sebelum Porprov. Agar olahraga di Kotim ini terus maju dan berprestasi," kata Nazmi.
--page
Nazmi tidak ingin permasalahan kepengurusan berimbas pada kemajuan olahraga di Kotim. Bahkan akibat hal tersebut, anggaran pemerintah daerah yang telah disiapkan melalui KONI Kotim Akan terbuang sia-sia akibat hal tersebut.
"Jangan sampai hanya karena permasalahan tersebut berimbas pada prestasi olahraga di Kotim. Itu tidak pernah kami inginkan," ungkap Nazmi. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)








