PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Hingga saat ini belum diketahui secara ilmiah penyebab longsor di rumah Tengku Zailani, Jalan Pakunegara RT 14 Kelurahan Raja, Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat.

Tanah longsor di rumah Tengku Zailani itu menyebabkan munculnya sinkhole atau lubang berdiameter sekitar 2 meter dan kedalaman sekitar 2 meter.

Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kobar Erdi Setiawan, Selasa (27/3/2018) menjelaskan kemungkinan penyebab munculnya sinkhole di rumah tersebut.

"Diperkirakan lubang tersebut terjadi lantaran adanya pengaruh air. Kemungkinan ada sumber air atau ada aliran sungai dalam tanah," jelas Erdi.

Walau demikian, lanjutnya, harus dikaji menggunakan cabang ilmu geologi yaitu geolistrik.

--page

"Dengan metode geolistrik bisa diketahui bagaimana struktur tanah dan kemana saja jalur air yang berpotensi menimbulkan sinkhole dan potensi bahaya yang bakal terjadi di sekitarnya. Sementara ini, kami belum punya ahli yang memiliki kualifikasi tersebut," jelasnya.

Namun bila nantinya berdasarkan penelitian ilmiah lokasi tersebut dianggap rawan longsor atau muncul sinkhole, maka bisa saja daerah tersebut dikategorikan daerah terlarang akibat rawan bencana.

"Yang berhak menetapkan daerah tersebut rawan bencana dan daerah terlarang adalah Bupati. Namun sekali lagi hal ini tentunya harus berdasarkan penelitian dan pengkajian ilmiah yang matang," jelasnya. (WAHYU KRIDA/B-2)