BORNEONEWS, Palangka Raya- Kepedulian masyarakat Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, untuk turut serta menyosialisasikan larangan membakar hutan dan lahan dinilai masih rendah.
"Memang masih rendah. Makanya perlu disosilisasikan terus-menerus," kata Lurah Bukit Tunggal Heri Fauzi kepada Borneonews.co.id, Selasa (27/3/2018).
Meski demikian, lanjut dia, pada tahun ini belum ada catatan karhutla terjadi di Kelurahan Bukit Tunggal. Tim Serbu Api Kelurahan (TSAK) juga selalu siaga menghadapi bencana yang datang secara tidak terduga, baik dalam bentuk kebakaran hutan, lahan, pekarangan, maupun perumahan.
Heri mengimbau masyarakat bila mengetahui kebakaran segera melapor ke aparat berwajib.
Ia juga berharap kegiatan sosialisasi pencegahan karhutla dapat digelar berkelanjutan. Tidak hanya di kantor Kelurahan Bukit Tunggal tapi juga di kelurahan lainnya.
--page
"Supaya masyarakat memahami informasi, jangan sampai melakukan pembakaran. Terutama masyarakat yang tinggal di daerah pinggiran," tuturnya. (BUDI YULIANTO/B-3)








