PULANG PISAU –

BORNEONEWS,  Pulang Pisau - Kepala Kepolisian Resor (Polres) Pulang Pisau AKBP Dedy Sumarsono mengklaim kasus perusakan ruang kantor Partai Nasional Demokrat (Nasdem) di Pulang Pisau tidak ada hubungan dengan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). 

Penegasan Kapolres ini disampaikan saat menggelar jumpa pers dengan  awak media,  di ruang rapat Polres Pulang Pisau,  Rabu (28/3/2018).

Dia mengatakan, kasus perusakan tersebut adalah perbuatan dari gerombolan anak-anak berjumlah empat orang dari Desa Pundu Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) yang mengunjungi Pulang Pisau. 

Karena kelaparan dan tidak ada uang,  mereka masuk ke kantor Nasdem yang pada saat itu dalam keadaan kosong, dan menginap semalam di kantor itu. 

Keempat pelaku yang semuanya masih di bawah umur saat ini telah dijemput oleh para orangtua mereka.

--page

Hingga saat ini, menurut Kapolres, belum ada laporan dari pihak yang keberatan terkait hal itu. 

"Apakah ini memenuhi unsur pidana atau tidak proses kita terus lakukan,  namun yang terpenting pihak yang keberatan dan para pelaku akan kita pertemukan,"  kata Kapolres didampingi Kasat Reskrim AKP Edia Sutata. (JAMES DONNY/B-5)