PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pohon pisang ditanam warga di Jalan Christopel Mihing tepatnya pada titik yang ada kerusakan. Aksi itu disinyalir sebagai bentuk protes warga terhadap pemerintah, karena tak kunjung memperbaiki kerusakan itu.

Uniknya, pohon pisang itu ada sebuah tulisan. "Selamat hari bumi dan air. Kolam ini akan diresmikan wali kota baru terpilih," demikian bunyi dari tulisan tersebut. 

Udin, salah satu warga setempat mengatakan, kerusakan jalan tersebut sudah terjadi sejak lama. Ia menilai ini sangat berbahaya khususnya bagi pengendara yang melintas. 

Apalagi, tidak sedikit sudah pengendara yang terjatuh di titik jalan rusak itu meskipun sampai sejauh ini tidak ada menelan korban jiwa. 

"Warga sudah berinisiatif menimbun jalan yang rusak menggunakan pasir uruk dan batu. Namun timbunan tersebut tidak bertahan lama dan kembali rusak," katanya. (BUDI YULIANTO/B-11)