SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Kasih ibu tak terhingga. Pepatah ini nampaknya cocok disematkan kepada ibu bernama Sumarni. Saat rumahnya terbakar, dia rela menerobos demi menyelamatkan ijazah anaknya. 

"Dia (korban Sumarni) sempat ke luar rumah, namun karena ingat dengan ijazah anaknya, dia kembali masuk hingga mengalami luka lebam di tangah," kata Saripah, kerabat korban, Kamis (29/3/2018). 

Sayang, upayanya tersebut tidak membuahkan hasil. Ijazah anaknya tidak berhasil diselamatkan. Sebab, api sudah mulai membesar dan menjalar ke kamar korban. 

Tangan korban mengalami luka lantaran terkena api yang membakar rumahnya tersebut. Beruntung, saat itu korban tidak terkurung.

"Alhamdulillah dia berhasil keluar dengan selamat dari rumahnya, hanya saja mengalami luka di kedua tangannya," kata Saripah. 

--page

Dia menjelaskan, sebelum kebakaran korban tengah melakukan pekerjaan laundry pakaian. Tiba-tiba, dia melihat api muncul di bagian atap rumahnya. Dia langsung berteriak minta tolong. Hingga warga sekitar keluar rumah dan berupaya melakukan pemadaman. 

Tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran tersebut. Kerugian maupun penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan kepolisian. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)