PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Kotawaringin Barat, Madiwar berharap realisasi pemulangan pekerja seks komersial (PSK) dan penutupan lokalisasi secepatnya dilakukan sebelum Ramadan. Sebab wacana penutupan lokalisasi sudah lama direncanakan.

"Kita berharap lokalisasi itu segeran ditutup karena bila dibiarkan terlalu lama, maka sama saja dengan merendahkan martabat perempuan itu sendiri," kata Madiwar, Kamis (29/3/2018).

Dia menyarankan kepada pemerintah untuk menyediakan pekerjaan yang layak bagi mantan PSK, sehingga mereka tidak melakukan perbuatan itu lagi.

Karena beberapa daerah juga serius menangani hal ini seperti contoh Walikota Surabaya Tri Rismaharini siap menjemput warganya yang terlibat prostitusi di berbagai daerah.

Dia mengatakan santunan yang diberikan Pemerintah Kotawaringin Barat kepada mantan PSK tujuan agar mereka bisa berubah dan bisa bekerja yang labih baik. (HARDI/B-6)