BORNEONEWS, Palangka Raya – Salah seorang penjual bunga Paskah di pintu masuk Kompleks Pemakaman Kristen, Jalan Tjilik Riwut Km 2 Palangka Raya mengatakan, bunga yang dijualnya didatangkan dari Malang.
Menurutnya, kualitas bunga dari Provinsi Jawa Timur itu lebih bagus dan terlihat segar. Salah satunya yakni berjenis aster dan mawar.
“Ini saya ambil dari Malang. Ya kira-kira modalnya Rp 5 jutaan,” kata Sunarto, Jumat (30/3/2018).
Pemilik usaha Sekar Mayang Forist dan Wedding Decoration di Jalan Sisingamangaraja ini menyebut, sebenarnya pernah menjual bunga yang tumbuh di tanah Bumi Tambun Bungai (Kalteng). Namun kesegaran bunga terlihat berbeda.
“Dulu pernah, tapi kualitasnya kurang bagus. Kemungkinan pengaruh cuaca,” ungkapnya.
--page
Selama berjualan, dia menyiapkan kurang lebih 300 pot bunga dengan harga bervariasi. Diprediksi, pembeli akan ramai pada Sabtu (31/3/2018) sore besok hingga malam hari.
Jika berkaca dari tahun-tahun sebelumnya, keuntungan kotor yang diperoleh hasil dari penjualan bunga di hari Paskah mencari Rp 10 juta sampai dengan Rp 15 juta. (BUDI YULIANTO/B-11)








