BORNEONEWS, Sampit - Wakil Ketua Komisi III DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Sarjono meminta kepada pemkab setempat memperhatikan pelaku seni dan budaya karena jika tidak siapa lagi yang akan mengembangkan kesenian dan kebudayaan setempat.
Sarjono ingin budaya dan kesenian daerah menjadi jati diri daerah ini. Sehingga orang yang paham dan bisa mengembangkannya suatu kewajaran diberikan perhatian lebih. Jangan semata-mata memperhatikan mereka di saat perlu saja.
Karena Sarjono yakin dikenalnya daerah ini di daerah luar tentu yang dijual selama ini kebudayaan, adat dan keseniannya. Apalagi Kotim saat ini menurutnya sudah mengembangkan daerahnya menjadi kota tujuan wisata.
Sangat layak jika yang ditonjolkan kebudayaan dan kesenian daerahnya selain sektor pendukung lainnya. Selain itu agar orang tahu kalau Kotim memiliki kebudayaan dan kesenian yang masih kental peninggalan nenek moyangnya.
"Saat ini masih sedikit pelaku seni. Maka dari itu campur tangan pemerintah sangat perlu untuk memberikan dukungan bagi para pelaku seni dan budaya itu," ucap politisi partai Golongan Karya ini, Sabtu (31/3/2018).
--page
Mulai dari mewajibkan satuan pendidikan untuk melaksanakan kegiatan di sekolah dengan mengembangkan seni dan kebudayaan daerah. Karena jika tidak dikembangkan melalui para generasi muda siapa lagi nanti menurutnyabyang akan mengembangkannya. (NACO/B-5)








