PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Hikmah Isra Miraj antara lain menekankan perintah shalat bermakna pengendalian diri. Shalat menjadi pengantar atau media seseorang untuk tercegah dari perbuatan buruk dan jahat.

Munculnya perintah agar umat Islam melaksanakan sholat adalah ketika peristiwa Isra Mi’raj terjadi. Peristiwa ini, berangkat dari bersihnya ruh dan jiwa yang suci. Suatu peristiwa jasmani dan ruhani yang tidak mungkin dialami manusia biasa.

Penekanan ini disampaikan KH Anwar Isa, Rois Syuriyah PWNU Kalteng saat peringatan Isra’ Mi’raj di Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Nahdlatul Ulama (NU) Palangka Raya Sabtu (31/3/2018). Di hadapan ratusan siswa-siswi dan wali siswa, dia mengingatkan pentingnya sholat didisiplinkan sejak dini.

"Jadikan sholat sebagai sarana mewujudkan empat sikap antara lain sikap lebih tawadhu, lebih disiplin, sabar, dan jujur dalam aktivitas sehari-hari. Ini pentingnya sholat ditanamkan sejak kecil,” tutur Anwar Isa.

“Tidak ada amalan yang lebih dicintai Allah melebihi sholat. Maka janganlah kalian disibukkan dengan urusan dunia sehingga melalaikan waktunya,” pesan Anwar Isa.

--page

Selain dihadiri Pengurus Cabang (PCNU) Kota Palangka Raya, peringatan hari besar Islam di MIS NU ini juga dihadiri pengurus Wilayah (PWNU) antara lain Ketua PWNU Kalteng Wahyudi F Dirun, Kepala Kemenag Kota Palangka Raya Baihaqi, serta unsur badan otonom dan lajnah di bawah payung NU Kalteng. (ROZIQIN)