PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kasubbag Penyediaan Personel Biro SDM Polda Kalteng Kompol Yusfandi mengatakan, minat putra daerah Kalimantan Tengah untuk menjadi anggota Polri cukup tinggi.

Hal ini berkaca dari pengalaman pendaftaran di tahun sebelumnya. Bahkan jika dibandingkan dengan pendaftar asal luar Kalteng, lebih tinggi putra daerah.

"Lebih banyak putra daerah. Untuk pendatang juga dibatasi yakni minimal berdomisili di Kalteng selama dua tahun. Jadi kalau belum tinggal dua tahun, pendatang ya tidak bisa," kata Yusfandi, Minggu (1/4/2018).

Namun demikian, ada beberapa kendala yang dialami putra daerah selama menjalani persyaratan. Salah satunya tempat tinggal yang jauh dari markas Polda Kalteng di Palangka Raya.

"Sebenarnya putra daerah bisa bersaing. Cuma terkendala jarak tempuh yang cukup jauh. Tempat tinggal yang di udik sedangkan tes di Polda," ungkapnya.

--page

"Polres jajaran tidak melaksanakan tes. Jadi hanya menerima berkas pendaftaran, selebihnya tes dilaksanakan di Polda Kalteng," tuturnya.

Sebagaimana diketahui, telah dibuka penerimaan anggota Polri tahun 2018 dimulai sejak 26 Maret. Yusfandi yang juga sebagai panitia penerimaan mengimbau mulai sekarang anak-anak muda yang memiliki minat besar menjadi anggota Polri harus belajar, berlatih dan menjaga kesehatan. (BUDI YULIANTO/B-2)