BORNEONEWS, Palangka Raya - Selain diimbau untuk waspada terhadap penipuan, Kasubbag Penyediaan Personel Biro SDM Polda Kalteng, Kompol Yusfandi juga mengingatkan peserta pendaftaran Polri nantinya jangan coba-coba menggunakan koneksi dengan tujuan bisa lulus.
"Jangan sampai peserta berusaha menghubungi panitia, sponsor atau koneksi maupun pejabat. Karena langsung didiskualifikasi," tegas Yusfandi, Minggu (1/4/2018).
Yusfandi mengingatkan, peserta harus percaya dengan kemampuan diri sendiri. Di sisi lain, ia juga mengimbau agar peserta pendaftaran Polri tidak mudah terpancing apabila mendengar ada seseorang yang bisa mengurus lulus Polri.
Ia menegaskan itu tidak akan mungkin terjadi. Lulus tidaknya peserta tergantung dari hasil tes murni yang telah dijalani.
Sementara itu, dalam proses pendaftaran, diprediksi peminat putra daerah Kalimantan Tengah cukup tinggi. Hal ini berkaca dari tahun sebelumnya. Bahkan, lebih banyak ketimbang pendaftar dari warga pendatang. Warga pendatang sendiri bisa mendaftar minimal berdomisili selama dua tahun. (BUDI YULIANTO/B-2)








