BORNEONEWS, Sukamara - Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sukamara akan meningkatkan sosialisasi Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di wilayah Kecamatan Jelai dan Pantai Lunci. Sebab, masyarakat di dua kecamatan tersebut kurang proaktif.
Kepala BPN Sukamara Riduan mengatakan, warga yang tinggal di dua wilayah tersebut lebih banyak berprofesi sebagai nelayan sehingga lebih sering meninggalkan rumah. Akibatnya, mereka ketinggalan informasi, salah satunya mengenai program PTSL.
"Pola kegiatan masyarakatnya yang berprofesi sebagai nelayan membuat mereka tidak terlalu proaktif dengan program PTSL ini mengingat mereka jarang berada di rumah," kata Riduan, Minggu (1/4/2018).
Menurut Riduan, pihak BPN Sukamara akan terus melakukan tahap sosialisasi kepada masyarakat terkait persyaratan yang harus dilengkapi, seperti Surat Pernyataan Penguasaan Fisik Bidang Tanah, SKT, SPPT PBB dan dokumen pribadi yang bersangkutan.
"Salah satu upaya yang kita lakukan adalah meningkatkan kegiatan sosialisasi kepada masyarakat terkait program PTSL ini," ujarnya.
--page
Riduan menambahkan, target program PTSL di Kecamatan Pantai Lunci di Desa Sungai Cabang Barat sebanyak 300 bidang dan Desa Sungai Damar 200 bidang serta di Kecamatan Jelai yakni di Kelurahan Kuala Jelai sebanyak 300 bidang. (NORHASANAH/B-2)








