PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Setelah dilakukan pemeriksaan oleh Kepala Instalasi Kedokteran Forensik dan Medikolegal, RSUD dr Doris Sylvaus Palangka Raya, Ricka Brillianty bersama aparat kepolisian, bayi laki-laki yang ditemukan tewas mengapung di Sungai Kahayan diperkirakan sudah meninggal selama dua hari.

"Diperkirakan sudah sudah hari meninggal," kata Kapolres Palangka Raya AKBP Timbul Rein Krisman Siregar didampingi Kabag Ops Kompol Purwanto dan Kasat Reskrim AKP Harman Subarkah, Minggu (1/4/2018).

Kapolres menuturkan saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan siapa orang tua dari bayi tersebut. Polisi juga akan berkoordinasi dengan RT di wilayah Kota Palangka Raya.

Di sisi lain juga akan mencari tahu berapa kecepatan arus sungai selama dua hari terakhir. "Apakah warga Palangka Raya, Gunung Mas atau Katingan nanti akan kita cek," ungkapnya.

Sampai sejauh ini polisi telah memeriksa dua orang saksi yang pertama melihat kejadian tersebut.

Awalnya bayi itu sempat dikira sebagai boneka. Begitu diketahui bayi, langsung diberitahukan ke warga lainnya berlanjut dilaporkan ke Polsek Pahandut. (BUDI YULIANTO/B-6)