SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Kebakaran lahan yang kembali terjadi di Jalan HM Arsyad Km 6, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) membuat tim pemadam kebakaran (Damkar) kewalahan karena mobil pemadam tidak masuk ke lokasi kejadian.

"Lokasi kebakaran jauh dari jangkauan sehingga kendaraan kami tidak bisa masuk memadamkan api," kaya Plt Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Kotim, Rihel, Minggu (1/4/2018).

Hingga kini belum diketahui secara pasti dari mana asal titik api tersebut termasuk jumlah lahan terbakar. Namun dari informasi yang dihimpun api mulai mengecil mengingat hembusan angin tidak begitu kencang sehingga cukup membantu api tidak menyebar di areal sekitarnya.

Areal yang terbakar merupakan lahan kosong. Sehingga saat terbakar api sempat dengan cepat membakat lokasi tersebut hektaran lahan terbakar di di sekitar Jalan HM Arsyad Km 6 Sampit tersebut.

Kebakaran lahan ini terjadi setelah beberapa hari ini tidak ada hujan mengguyur Kota Sampit dan wilayah sekitarnya. Beberapa hari ini cuaca cukup panas di daerah ini. Dari catatan sepanjang 2018 ini kebakaran terjadi sudah beberapa kali.

--page

Kebakaran itu diantaranya di Jalan Tjilik Riwut, Kecamatan Baamang, Desa Babirah Kecamatan Pulau Hanaut dan Jalan HM Arsad, Kecamatan MB Ketapang. (NACO/B-5)