BORNEONEWS, Sampit - Hari ini merupakan hari pertama pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).
Pantauan Borneonews.co.id, di SMKN 2 Sampit pelaksanaan UNBK berjalan lancar dan tidak ada gangguan.
"UNBK berjalan lancar, tidak ada gangguan. Dan mudah-mudahan tidak ada pemadaman listrik dan juga gangguan internet. Sehingga sampai UNBK selesai, pelaksanaan bisa berjalan sebagaimana mestinya," ujar Kepala Sekolah SMKN 2 Sampit Ino, Selasa (2/4/2018).
Jumlah siswa SMKN 2 Sampit yang mengikuti UNBK 311 orang ditambah 35 orang merupakan siswa SMK Mentaya Hulu, yang ikut menumpang ujian di sekolah tersebut.
SMKN 2 sudah melaksanakan UNBK sebanyak empat kali. Sehingga mereka sudah mengetahui dan mengantisipasi adanya sejumlah kendala yang akan dihadapi.
--page
"Kami sudah empat kali melaksanakan UNBK, jadi apa yang jadi kendala baik itu kecil maupun besar akan kami antisipasi lebih dulu," lanjut Ino.
Ada tiga sesi dalam ujian tersebut. Yang mana sekolah menggunakan tiga buah ruangan. Yang mana dalam satu ruangan ada ang berisi 60 komputer, ada juga 30 komputer, dan 25 komputer.
Dalam satu sesi UNBK dilaksanakan selama 2 jam. Untuk komputer sendiri menggunakan milik sekolah, dan ada juga punya guru serta murid. Hal itu dilakukan untuk menutupi kekurangan. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)








