BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Saat pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang digelar di SMK 2 Pangkalan Bun Jalan Pasir Panjang, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Senin (2/4/2018), empat siswa sekolah tersebut terlihat sibuk mengurus perkabelan dan mesin genset.
Walau masih berstatus setingkat siswa menengah atas mereka tampak tidak canggung menangani berbagai perangkat listrik.
Empat siswa tersebut adalah Andik Prasetyo, Agung Prandika, Andrian Pangestu dan Tomi Firmansyah. Siswa kelas XI atau kelas 2 SMK tersebut bersama dua gurunya, Cecilia Dian Ayu dan Sugianto, memang bertugas sebagai teknisi backup genset selama UNBK berlangsung.
"Mereka memang sengaja ditugaskan untuk membantu menyiapkan genset backup selama pelaksanaan UNBK. Sehingga bila ada gangguan listrik, kakak kelas mereka yang sedang mengikuti UNBK tidak terganggu," jelas Cecilia Dian Ayu yang merupakan guru pengajar dasar kelistrikan ini.
Cecilia memjelaskan keempat siswa tersebut memang berasal dari jurusan Teknik Distribusi Tenaga Listrik.
--page
"Kenapa mereka yang dipilih sebagai petugas penjaga genset backup, karena dari seluruh siswa seangkatannya mereka dianggap cakap untuk menangani listrik. Lantaran keempatnya adalah siswa kandidat Lomba Kompetensi Siswa (LKS)," jelas Cecilia.
Di tempat yang sama, Andik salah seorang siswa yang bertugas mengatakan bahwa dirinya secara pribadi bangga dipilih sebagai salah satu petugas backup genset.
"Senang, lantaran kita diberi kepercayaan dan tanggung jawab untuk mensukseskan UNBK kakak kelas kita. Tugas ini adalah bentuk penghargaan dan apresiasi tersendiri bagi kita untuk menerapkan ilmu pengetahuan yang kita dapatkan di sekolah," jelasnya. (WAHYU KRIDA/B-5)








