PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Fahrizal Fitri meminta agar semua daerah bekerja sama menjadikan tema ‘lawan stanting’ sebagai gerakan isu bersama di Kalteng.

Ini karena Kalteng sekarang persentasenya justru di atas angka nasional. Data 2017, di Kalteng ada 39 persen mengalami Stunting akibat asupan gizi kurang memadai terutama protein hewani, sehingga berpotensi pada tubuh kerdil (stunting).

“Perlu upaya bersama untuk menurunkan Stunting di Kalteng ini, semua dinas terkait berperan. Perhatian lebih adalah khususnya di Zona Merah yaitu Kabupaten Gunung Mas, Seruyan, dan Murung Raya. Di Barito Timur kemarin juga, tetapi kini sudah menurun,” terang Fahrizal, Selasa (3/4/2018).

Upaya ini, lanjut Fahrizal, sekaligus menjaga generasi supaya lebih baik. Sebab dikhawatirkan,  ada penurunan produktivitas terhadap sumber daya manusia (SDM) Kalteng akibat asupan gizi kurang di 1000 hari pertama kehidupan. Orang yang mengidap stunting, dikenal memiliki respons lambat dan menghambat perkembangan kecerdasan serta rentan penyakit terutama penyakit tidak menular.

“Kita harus libatkan satuan organisasi perangkat daerah (SOPD) terkait, antara lain Dinas Sosial, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMDes), Dinas Pendidikan, terutama Dinas Kesehatan.”

--page

Sementara Plt Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng, Yayu Indriyaty mengatakan, data Stunting untuk pertama kali diketahui pada 2015 silam. Saat itu angka stunting di Kalteng terdeteksi ada 33,3 persen.

“Untuk cakupan wilayah Kalteng, pada 2015 ada 33,3 persen. Kemudian naik menjadi 34,1 persen pada 2016, dan pada 2017 ini menjadi 39 persen. Ini harus kita perangi, kita tekan supaya tidak banyak warga Kalteng yang stunting,” katanya.

Mengenai penyebab, pejabat yang masih definitif menjadi Wakil Direktur RSUD Doris Sylvanus ini mengatakan sulitnya akses, keterbatasan ekonomi, dan rendahnya pengetahuan terutama di masyarakat terpencil dan sulit jangkauan, menjadi faktor utama minimnya asupan gizi. (ROZIQIN/B-5)